Beranda > Kaidah Bahasa Arab (القواعد النحوية العربية) > Fi’il Madhi dan Mudhori’ Serta Perubahan Dhomirnya

Fi’il Madhi dan Mudhori’ Serta Perubahan Dhomirnya

جدول الضمائر واستخدامها

ضمير

ARTI

ماضي

مضارع

KETERANGAN

هُوَ

Dia (lk)

ذَهَبَ

يَذْهَبُ (يـَ…..)

غَائِبْ

(subjek adalah orang ke-3 lk)

هُمَا

Dia 2

ذَهَبَا (فعل + ا)

يَذْهَبَانِ (يَـ…..ـانِ)

هُمْ

Mereka

ذَهَبُوْا (فعل + وْا)

يَذْهَبُوْنَ (يـ…..ـوْنَِ)

هِيَ

Dia (pr)

ذَهَبَتْ (فعل + تْ)

تَذْهَبُ (تـَ…..)

غَائِبَةْ

(subjek adalah orang ke-3 pr)

هُمَا

Dia 2

ذَهَبَتَا (فعل + تَا)

تَذْهَبَانِ (تَـ…..ـانِ)

هُنَّ

Mereka

ذَهَبْنَ (فعل + نَ)

يَذْهَبْنَ (يَـ…..ـنِ)

أَنْتَ

Kamu (lk)

ذَهَبْتَ (فعل + تَ)

تَذْهَبُ (تَـ…..)

مُخَاطَبْ

(subjek adalah orang ke-2 lk)

أَنْتُمَا

Kamu 2

ذَهَبْْتُمَا (فعل + تُمَا)

تَذْهَبَانِ (تَـ…..ـانِ)

أَنْتُمْ

Kalian

ذَهَبْتُمْ (فعل + تُمْ)

تَذْهَبُوْنَ (تَـ…..ـوْنَ)

أَنْتِ

Kamu (pr)

ذَهَبْتِ (فعل + تِ)

تَذْهَبِيْنَ (تَـ…..ـيْنَ)

مُخَاطَبَةْ

(subjek adalah orang ke-2 pr)

أَنْتُمَا

Kamu 2

ذَهَبْتُمَا (فعل + تُمَا)

تَذْهَبَانِ (تَـ…..ـانِ)

أَنْتُنَّ

Kalian

ذَهَبْتُنَّ (فعل + تُنَّ)

تَذْهَبْنَ (تَـ…..ـنَ)

أَنَا

Saya

ذَهَبْتُ (فعل + تُ)

أَذْهَبُ (أَ…..)

مُتَكَلِّمْ وَحْدَهْ

(subjek adalah orang ke-1 tunggal)

نَحْنُ

Kami

ذَهَبْنَا (فعل + نَا)

نَذْهَبُ (نَـ…..)

مُتَكَلِّمْ مَعَ اْلغَيْرِ

(subjek adalah orang ke-1 jamak)

KETERANGAN

Fi’il madhi = lampau (past), contoh: ذَهَبَ (dia telah pergi), ذَهَبْتِ (kamu-pr telah pergi).

Fi’il mudhori’ = sekarang (present), contoh: يَجْلِسُ (dia-lk sedang duduk), تَجْلِسِيْنَ (kamu-pr sedang duduk).

Fi’il mudhori’+ سَ/سَوْفَ = akan datang (future), contoh: سَأَذْهَبُ (saya akan pergi), سَتَذْهَبُ (kamu-lk akan pergi).

 

Catatan:

مَاضِيْ

Lampau

حَالْ

Sekarang

مُسْتَقْبَلْ

Akan datang

Disusun untuk materi kuliah kelas E-4 :: Selalu Bisa

  1. huhuh
    Juni 7, 2012 pukul 1:57 pm

    kalo yg irregular gimna?

    • Januari 15, 2013 pukul 1:57 pm

      kalimat yang irregular hanya terletak pada ‘isim masdar saja’. karena ada yang disebut dengan masdar qiyasi (regular) dan sima’i (irregular). sedangkan untuk fii’l madhi dan mudhori’ semua ada wazannya (regular semua)

  1. No trackbacks yet.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

%d blogger menyukai ini: